
Project details
- Lighting Designer: Iwan Hutapea
- Assistant Lighting Designer: Mohammad Lutfi
- Venue: Teater Jakarta
Bawi Lamus adalah pertunjukan seni dan tradisi Suku Dayak Ngaju dan Suku Dayak Manyan Kalimantan Tengah. Pentasnya mengkolaborasikan musik orkestra dan tata pertunjukan modern. Kata ‘Bawi Lamus’ sendiri punya arti perempuan cantik dan anggun. Bawi Lamus didukung oleh nama–nama besar dunia pertunjukan, sebut saja, ada Erwin Gutawa sebagai penata musik, lalu Jay Subiakto sebagai penata artistik, Inet Leimena sebagai sutradara, Iwan Hutapea sebagai lighting designer dan Paquita Widjaya sebagai penulis naskah dan penata Busana. Bawi Lamus kemudian menjadi narasi yang bercerita tentang kondisi Kalimantan yang bukan hanya tentang keindahannya, namun juga tentang cita-cita masa depannya.



































